Wednesday, August 29, 2012

Friday, August 3, 2012

Meaningless






do you still remember this? you said it to me, when i was in doubt to you :)
but now they are just words, they have no meaning..
"dulu gimana caranya kamu ngelupain 'itu'?
"ya nunggu dia punya cewek, ngga kontak sama sekali, ngga smsan, ngga ketemu, ngga stalking twitternya."
"terus bisa lupa?"
"bisa, alhamdulillah."
"terus kenapa sekarang ngga kayak gitu lagi sama yang 'ini'"?
"................."

memangnya segampang itu?
"tak akoni, kon pancen sangar nek urusan ati mbah"
aku anggap itu sebuah pujian :)

Akhir Penantian






ALHAMDULILLAH, AKHIRNYAAA... TERIMA KASIH YA ALLAH :')

Setelah penantianku lebih dari sebulan, perjuanganku sampe titik darah penghabisan (bahkan sampek nyebrang ke seberang pulau buat ikut tes di Universitas Udayana), air mata yang sering aku keluarkan karena pesimis bisa dapet kuliah, dan dukungan serta semangat yang diberikan oleh orang terdekatku, akhirnya aku bisa masuk ke universitas dan jurusan yang aku impikan sejak dulu, Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga. Yah, walaupun masuk lewat jalur PMDK 2. Tapi aku yakin, orang sukses itu bukan dari jalan yang instan, tetapi lewat jalan yang berliku. And I've been through it :)

Sempet pesimis juga sih, selalu terngiang di pikiranku "aku ngga mungkin bisa masuk Unair, saingannya banyak." atau "mungkin jalanku emang bukan di Unair." dan semacamnya. Dan 3 hari sebelum pengumuman PMDK Unair, aku sudah diterima terlebih dahulu di Ilmu Hukum Universitas Udayana. Saking hopelessnya, aku dan keluargaku sudah membuat rencana seandainya aku beneran merantau kesana. Dari mulai cari kosnya, ngitung biaya makan dan biaya hidup di sana, cari transport buat kehidupan sehari - hari di sana, sampek rencana aku mau dititipin di rumah temenku yang ada di Bali. Tapi ternyata, rencana tinggal rencana. Ternyata Allah menjawab semua doaku dan mengabulkannya. Terima kasih ya Allah, terima kasih atas segala nikmat yang telah Kau berikan :')

GOODBYE, UNIVERSITAS UDAYANA..
AND WELCOME, UNIVERSITAS AIRLANGGA.. 

Tuesday, July 10, 2012

06 Juli 2012. Jam 7 lebih beberapa menit.
Aku coba masukin nomer snmptnku dan tanggal lahirku. Gagal, ngga bisa dibuka. Aku search namaku di daftar panlok. Ngga ada. Sambil berharap terjadi kesalahan, aku coba lagi masukin nomer snmptnku dan tanggal lahirku. Dan kemudian...

MOHON MAAF, PESERTA ATAS NAMA RITA ARDIANTI DENGAN NOMOR PESERTA 212 – 50 – 05393
DINYATAKAN TIDAK DITERIMA PADA SNMPTN 2012 JALUR UJIAN TERTULIS




JANGAN PUTUS ASA DAN TETAP SEMANGAT !!!

Muti, ceti sama riyal langsung diem, cuma bilang "Mbah.." Kakiku gemetaran. Ngga percaya rasanya begitu tau kalo aku gagal. Sedih, tapi ngga bisa nangis. Terus muti ngecek punya dia. Ceyi juga. Mereka lolos. Teriak kegirangan. Mereka ngecek punya kinan dan audi, dan mereka berdua lolos juga. Seneng lihat tetangga - tetangga + temen - temen baikku keterima. Tapi rasanya aneh, aku ngga bisa sebahagia mereka.

Bukan, aku bukan iri. Aku cuma merasa bodoh. Ternyata aku ngga sepinter mereka, ngga seberuntung mereka. Aku sedih, karena aku ngga bisa bikin mama bahagia. Ngga bisa ngeringanin beban mama lewat jalur snmptn tulis. Bisanya cuma ngerepotin orang tua, dan ngabisin duit banyak. Karena satu - satunya jalan kalo aku mau kuliah negeri, ya lewat jalur mandiri.

Ya Allah, aku tau perjuanganku belum berakhir. Beri aku kemudahan ya Allah. Agar aku bisa lulus PMDK Unair 1 dan masuk jurusan Ilmu Komunikasi, dan bikin mama dan papaku bahagia, Amin..

Thursday, June 28, 2012

Wednesday, June 27, 2012


uu yeah. could somebody answer that?

How could?

How could I forget someone who gave me too much to remember?
How could I forget every single thing about you?
How could I forget the way you say "I love you" to me?
How could I forget the way you hold my hand?
How could I forget the way you hug me tight?
How could I forget every word you said to me?
How could I forget every things that we've been through?
How could I forget every times that I've spent with you?
How could I forget your smell that I loved very much?
How could I forget your smile that could make me feel better?
How could I forget you like you forget about me?
Could you teach me?
Because you have no idea how painful it is when I think of you..
Ibarat sepotong kayu yang ditancapkan paku. Jika paku itu dicabut, maka akan ada bekas lubang tempat hinggapnya paku tersebut. Kalaupun ditambal dengan potongan kayu lainnya, hasilnya akan berbeda. Bekasnya pasti masih ada. Kayu itu tak akan pernah sama lagi.


Sama seperti hatiku..